FUTURE DIARY CHAPTER 6

Pria tersebut menompang badan uryu minene dan ia menawarkannya bantuan. Uryu Minene menolak namun pria itu tetap bersikeras untuk menolong. Karena menurutnya menolong orang adalah ciri dari pahlawan kebenaran. Uryu Minene melihat ponsel miliknya. Namun tidak ada informasi yang tersedia. Karena tidak punya pilihan lain Uryu minene terpaksa menerima pertolongan pria misterius tersebut.
Mereka tiba di sebuah rumah di pinggir hutan. Di sana pria tersebut membaringkan Minene di tempat tidurnya. Minene terlelap sepanjang perjalanan mereka ke rumah itu. Pria itu menyapu di tempat tersebut sambil menanti Minene bangun. Beberapa menit kemudian Minene terbangun, badannya masih sakit walaupun tidak seberapa sakit seperti sebelummya. Pria tersebut kemudian memberikan obat penahan rasa sakit pada Minene. Minene berkata kepada pria tersebut kalau ia tidak ingin memberikan balas jasa kepadanya walauapun sudah ditolong dan pria tersebut pasti akan menyesal karena telah menolongnya. Namun pria tersebut hanya tertawa dan mengatakan kalau pahlawan itu menolong tanpa rasa pamrih.
Uryu Minene kemudian meminum obat penahan rasa sakit tersebut. Beberapa menit kemudian Uryu Minene merasa ada yang salah dengan tubuhnya. Ternyata itu bukan obat penahan rasa sakit melaingkan obat tidur. Ponsel catatan hariannya berbunyi dan ternyata pria yang ada disampingnya ternyata adalah pemilik buku harian kedua belas. Namun semuanya sudah terlambat. Pria tersebut kemudian menghitung mundur sampai tiga kali dan ia berkata kalau uryu minene akan segera tertidur begitu hitungannya berakhir.
Di lain tempat Yukiteru berhasil kabut dari Yuno. Ia amat ketakutan setelah melihat sesuatu di ruang keluarga Gasai Yuno. Kejadian itu bermula saat Kurusu mengajak Yukiteru dan Yuno untuk mencari jejak keberadaan kesembilan.
Komentar
Posting Komentar