FUTURE DIARY CHAPTER 16

Di sana Reisuke meminta kertas dan crayon karena ia ingin . Ia juga meminta kepada Rea untuk memanggi Yukiteru dan Yuno, karena ia ingin menggambar wajah seseorang dari mereka. Reisuke mulai menggambar, ia menggambar wajah Yuno menggunakan crayon merah. "wah dek reisuke gambarmu bagus juga puji Yukiteru. "wah lihat Yuno dia menggambarmu " kata Rea. "ini adalah gambar perempuan yang aku sukai" kata Reisuke. "wah Yuki kamu sudah ada saingan ini " ejek Rea. "tidak ada kompetisi kata Yuno datar. "anak ini jangan-jangan adalah, ah tidak, tidak mungkin dia tahu kalau Yuno adalah pelaku dari penyerangan itu" Yukiteru berpikir dalam hati. Reisuke menggunting kertas itu dan membentuk pola lingkaran. Ia menyerahkan gambar kertas itu kepada Yuno , kamu mau memberikannya padaku manis sekali kata Yuno.
Namun saat akan menyerahkan gambar itu ia terpeleset, nyaris saja Gunting yang ia pegang mengenai badan Yuno. Yuno tidak terkena sambetan gunting itu karena ia dengan singgap mengambil bantal sebagai tamengnya. "oh tidak Yuno" pekik Yukiteru, "aku baik baik saja, bantal ini melindungiku " Yuno memecahkan kegelisahan mereka. "nak kamu harus hati hati lain kali dan berjanji pada tante untuk tidak lari lari lagi di samping kakak Yuno. "baik tante kata Reisuke, ia kemudian pergi ke toilet. "apa kamu berani sendirian kata Rea. "aku sudah besar aku bisa sendiri". Di dalam toilet Reisuke mengeluarkan sebuah buku dari tasnya. Buku itu merupakan catatan harian miliknya. Hojo Reisuke merupakan salah satu dari peserta Survival Game, ia dijuluki si kelima. "Yuno gasai, wanita itu hebat juga ini pasti akan menyenangkan" Reisuke tersemyum datar.
Komentar
Posting Komentar